Showing posts with label DOMINO. Show all posts
Showing posts with label DOMINO. Show all posts

Thursday, July 12, 2018

Final Piala Dunia 2018: Juara Lagi atau Juara Baru? Andi Abdullah Sururi - detikSport

Final Piala Dunia 2018: Juara Lagi atau Juara Baru?


Final Piala Dunia 2018: Juara Lagi atau Juara Baru?Foto: Richard Heathcote/Getty Images
Final Piala Dunia 2018: Juara Lagi atau Juara Baru?
Sensasi Kroasia di Piala Dunia adalah di tahun 1998 ketika mereka finis di peringkat ketiga. Namun, kecuali itu, mereka selalu terhenti di fase grup - sebelum tampil perkasa di Rusia saat ini, dengan memenangi semua pertandingannya menuju final.

Hingga kini baru Brasil (5 kali), Jerman (4), Italia (4), Argentina (2), Uruguay (2), Inggris (1), Prancis (1), dan Spanyol (1) yang pernah mengangkat trofi Piala Dunia.

Apakah Kroasia menjadi negara kesembilan, atau Prancis menggandakan koleksinya menjadi dua?

Final Piala Dunia 2018: Juara Lagi atau Juara Baru?Foto: Kai Pfaffenbach/Reuters

www.pelangibola.com

Rumor Transfer Terkini: Chelsea Segera Resmikan Jorginho & Maurizio Sarri

Rumor Transfer Terkini: Chelsea Segera Resmikan Jorginho & Maurizio Sarri


Goal menghadirkan perkembangan kabar transfer dunia sepakbola yang selalu panas dan juga menegangkan! Simak berita dan rumor transfer di sini!

#1 Chelsea Segera Resmikan Jorginho & Sarri

Setelah santer dikaitkan dengan Manchester City, gelandang Napoli Jorginho kini dilaporkan media-media Inggris tinggal selangkah lagi merapat ke Chelsea lewat biaya transfer senilai £50 juta.
Di saat bersamaan, meski tidak terkait langsung dengan transfer Jorginho, Chelsea juga di ambang kesepakatan lain dengan Napoli, yakni peresmian Maurizio Sarri sebagai manajer baru untuk menggantikan Antonio Conte.

#2 Nama-Nama Besar Untuk Gantikan Ronaldo

Real Madrid sedang fokus untuk mencari pengganti Cristiano Ronaldo setelah sang megabintang memilih hengkang ke Juventus. Menurut Sports Illustrated, Madrid akan mengincar pemain berprofil top dengan Neymar, Kylian Mbappe, dan Eden Hazard menjadi kandidat terdepan.

#3 Barcelona Selangkah Lagi Gaet Lenglet

Barcelona di ambang kesepakatan dengan bek sentral Sevilla Clement Lenglet dengan biaya €35 juta. Barcelona memutuskan untuk membayar klausul pelepasan pemain Prancis berusia 23 tahun itu setelah tawaran mereka di bawah angka tersebut ditolak Sevilla.

#4 Transfer Fekir Ke Liverpool Belum Tertutup

Masih ada peluang bagi Liverpool untuk merekrut bintang Olympique Lyon Nabil Fekir setelah kedua tim gagal mencapai kesepakatan beberapa waktu lalu. Seperti dilaporkan The Mirror, negosiasi transfer ini akan dibuka kembali selepas Piala Dunia 2018 berakhir.

#5 Marcelo Siap Susul Ronaldo Ke Madrid

Ada peluang bagi Marcelo untuk mengikuti jejak sahabatnya, Crstiano Ronaldo, yang hijrah dari Real Madrid ke Juventus. Seperti dikabarkan Mediaset Premium, bisnis transfer pemain antara Juventus dan Madrid belum berakhir dan Marcelo berpotensi menjadi transaksi selanjutnya.

#6 Demi Ke Juventus, Ronaldo Tolak Tawaran Raksasa Dari Tiongkok

Cristiano Ronaldo lebih memilih untuk pindah ke Italia bersama Juventus meski mendapat tawaran yang lebih menggiurkan dari Tiongkok. Seperti dilaporkan Tuttosport, ada tawaran senilai €200 juta dari sebuah klub Tiongkok untuk merekrut megabintang Portugal itu.

#7 Transfer Neymar Gagal, Hazard Jadi Plan B

Real Madrid akan menargetkan bintang Chelsea Eden Hazard jika kepindahan Neymar batal terwujud, demikian dilaporkan Marca. Sejauh ini, Madrid terlihat kesulitan untuk mewujudkan transfer Neymar dari Paris Saint-Germain dan Hazard kini menjadi alternatif ideal.

#8 Napoli Tawar Di Maria

Napoli bertekad untuk memboyong Angel Di Maria dari Paris Saint-Germain. MenurutMediaset Premium, Napoli telah mengajukan tawaran senilai €5 juta per musim kepada Di Maria dalam kontrak berdurasi tiga tahun. Jika terwujud, Di Maria bakal bereuni dengan eks bosnya di Real Madrid yang kini membesut Napoli, Carlo Ancelotti.

#9 Balotelli Tiba Di Marseille

Dilansir oleh RMC Sport, Mario Balotelli saat ini sudah berada di kota Marseille untuk merampungkan kepindahannya ke Olympique Marseille. Balotelli saat ini berstatus tanpa klub setelah kontraknya di Nice tak diperpanjang, namun ia diperkirakan tetap akan berkarier di Ligue 1 Prancis bersama klub yang berbeda.

#10 United Buru Lozano

Manchester United dikabarkan Tuttomercatoweb tengah menyiapkan dana senilai €40 juta untuk menawar Hirving Lozano. Bintang muda PSV Eindhoven ini bersinar di musim lalu di Eredivisie Belanda dan terus mencuri perhatian berkat performa apiknya di Piala Dunia 2018 bersama Meksiko. Selain United, Lozano juga diminati Arsenal, Liverpool, dan Barcelona.

www.pelangibola.com


Wednesday, July 11, 2018

Inilah Dua Finalis Piala Dunia 2018

Inilah Dua Finalis Piala Dunia 2018

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Inilah Dua Finalis Piala Dunia 2018Kroasia lolos ke final Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Inggris (Foto: Carl Recine/Reu

Moskow - Piala Dunia 2018 makin mendekati akhir. Babak semifinal telah selesai digelar dan memunculkan dua tim finalis yang akan tampil di partai puncak.

Kroasia baru saja merebut satu tempat di babak final Piala Dunia 2018. Tim berjuluk Vatreni itu lolos setelah mengalahkan Inggris 2-1 pada laga semifinal di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB.

Inggris sebenarnya unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Kieran Trippier pada awal babak pertama. Namun, Kroasia mampu menyamakan skor lewat gol Ivan Perisic di babak kedua. Kelolosan Kroasia akhirnya ditentukan melalui tembakan Mario Mandzukic di extra time.

Kroasia menyusul Prancis yang lebih dulu melangkah ke final. Prancis lolos setelah menundukkan Belgia 1-0 lewat gol semata wayang Samuel Umtiti.

Kroasia dan Prancis akan beradu kekuatan pada pertandingan final yang dilangsungkan di Stadion Luzhniki pada Minggu (15/7/2018). Sementara itu, Inggris dan Belgia akan berebut tempat ketiga sehari sebelumnya



www.pelangibola.com

Tuesday, July 10, 2018

Babak Pertama Prancis vs Belgia Tanpa Gol

Babak Pertama Prancis vs Belgia Tanpa Gol


Penjaga gawang Prancis Hugo Lloris saat pertandingan semifinal Prancis vs Belgia.
Penjaga gawang Prancis Hugo Lloris saat pertandingan semifinal Prancis vs Belgia.


Sejumlah kesempatan berhasil digagalkan penjaga gawang.
REPUBLIKA.CO.ID, SAINT PETERSBURG -- Pertandingan semi final Piala Dunia 2018 antara Prancis vs Belgia sedang berlangsung di Stadion Saint Petersburg, Rabu (11/7) pukul 01.00 WIB. Pertandingan rasa Eropa ini berlangsung panas dan kedudukan masih kacamata 0-0.
Sejak peluit ditiup, Belgia langsung menguasai jalannya pertandingan. Serangan Belgia lebih banyak mengalir dari sisi kiri melalui pergerakan Kapten Belgia, Eden Hazard. Beberapa kali Hazard mengancam pertahanan pemain belakang Prancis.
Sementara itu, Prancis memilih sedikit bertahan dan melakukan serangan balik yang kerap membahayakan gawang yang dijaga kiper Belgia, Thibaut Courtois. Pada menit ke-13, penyerang muda Prancis, Kylian Mbappe hampir saja menciptakan gol jika seandainya Courtois tidak menangkap bola lebih dulu.
Tidak lama kemudian, giliran Hazard yang melakukan tendangan ke arah gawang Prancis yang dijaga Hugo Lloris. Namun, tendangan kirinya juga masih menyamping di tiang gawang.
Pada menit ke-21, lagi-lagi pemain Belgia hampir saja membobol gawang Prancis. Kali ini melalui tendangan pemain belakang Belgia, Toby Alderweireld. Namun, tendangan kaki kirinya juga masih bisa ditepis oleh Hugo Lloris. 
Prancis tak tinggal diam. Ketiga penyerang mereka, Griezmann, Mbappe, dan Giroud juga kerap merepotkan lini pertahanan Belgia yang hanya dijaga tiga pemain belakang. Pada menit ke-39, pemain belakang Prancis, Pavard juga hampir saja membobol gawang Prancis dengan tendangan kirinya. 
Peluang inu tercipta melalui kerja sama dengan Mbappe. Sayangnya, tendangan kaki kiri Pavard juga masih menyamping di sisi kanan tiang gawang Belgia. Hingga turun minum, skor masih kacamata. Namun, dari segi penguasaan bola Belgia masih unggul yaitu 44 persen berbanding 56 persen. 
www.pelangibola.com

Gagal di Piala Dunia 2018, Timnas Brasil Dilempari Batu

Gagal di Piala Dunia 2018, Timnas Brasil Dilempari Batu


Gagal di Piala Dunia 2018, Timnas Brasil Dilempari Batu
Jakarta, CNN Indonesia -- Gagal di Piala Dunia 2018, timnas Brasil mendapat sambutan yang tidak layak setelah bus yang ditumpangi Tim Samba dilempari batu oleh suporter.

Upaya Brasil menjadi juara Piala Dunia 2018 tidak tercapai usai kalah 1-2 dari Belgia di babak perempat final yang digelar di Kazan Arena, Jumat (6/7) waktu setempat. Dalam laga itu Belgia menang lewat gol bunuh diri Fernandinho dan Kevin De Bruyne, sedangkan Brasil hanya bisa membalasnya melalui Renato Augusto.
Dikutip dari Sportbible, timnas Brasil yang menumpang di sebuah bus berwarna hijau diadang sejumlah suporter. Pendukung juara Piala Dunia lima kali itu juga melempari tim kesayangannya dengan batu dan telur. 


Petugas yang berada di lokasi tidak bisa berbuat banyak. Para petugas itu hanya sebisa mungkin menghalau pelempar untuk tidak melanjutkan perbuatannya. Tidak lama, bus itu kembali melanjutkan perjalanan.

Neymar dan kawan-kawan gagal melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2018.

Hanya saja, para suporter itu juga tidak langsung menghentikan lemparannya. Beberapa di antara mereka yang masih kesal dengan kegagalan Neymar dan kawan-kawan tetap melanjutkan pelemparan itu. Video pelemparan terhadap timnas Brasil itu banyak beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Twitter @2ahtnamas. 

Hal itu merupakan bentuk kekecewaan suporter karena timnas Brasil tidak bisa menebus kegagalan mereka di Piala Dunia 2014. Saat menjadi tuan rumah, Brasil juga gagal menjadi juara usai kandas di semifinal lantaran kalah 1-7 dari Jerman.

Sambutan terhadap timnas Brasil ini berbeda dengan kebanyakan timnas yang lebih dulu tersingkir dari Piala Dunia 2018. Sebut saja Jepang yang tersingkir di babak 16 besar usai kalah 2-3 dari Belgia.

Tim berjuluk Samurai Biru itu disambut bagai pahlawan di Bandara Narita, Tokyo, pada Kamis (5/7). Bahkan ribuan suporter timnas Jepang mendatangi bandara dan berburu tanda tangan serta mengabadikan foto-foto tim asuhan Akira Nishino itu.

Timnas Mesir yang gagal melaju ke babak gugur turnamen itu juga mendapat sambutan meriah dari suporter. Begitu rombongan The Pharaohs itu tiba di Kairo, suporter tetap mengeluk-elukan tim asuhan Hector Cuper Tersebut.

Kondisi tidak jauh berbeda dialami timnas Kolombia. Kalah secara dramatis dari timnas Inggris di babak 16 besar karena adu penalti tidak membuat Los Cafeteros kehilangan sambutan hangat. Selain warga sipil, tentara Kolombia juga menyambut kehadiran James Rodriguez dan kawan-kawan.

Kalaupun ada yang mendapat sambutan hampir sama dengan Brasil, yaitu timnas Korea Selatan. Setibanya di bandara, The Taegeuk Warriors sempat dilempari telur dan guling dengan motif Union Jack oleh pendukungnya. (ptr)



Monday, July 9, 2018

Semifinal Piala Dunia: Inggris Vs Kroasia, Ini Prediksi Mourinho



Semifinal Piala Dunia: Inggris Vs Kroasia, Ini Prediksi Mourinho

Para pemain Timnas Inggris melakukan selebrasi.  (AP Photo/Victor R. Caivano)
Para pemain Timnas Inggris melakukan selebrasi. (AP Photo/Vic
TEMPO.CO, Jakarta - Inggris akan berhadapan dengan Kroasia dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Moskow, Kamis dinihari WIB, 11 Juli 2018. Pertandingan akan digelar mulai pukul 01.00 WIB dan disiarkan Trans TV.
Ini jadi semifinal pertama Inggris sejak Piala Dunia 1990. Saat itu, mereka harus puas finis di peringkat keempat. Kini, peruntungan mereka bisa berbeda.
Pelatih Manchester United Jose Mourinho, termasuk yang meyakini hal ini. "Inggris punya peluang emas lolos ke final, bahkan juara. Tak ada yang mustahil," kata dia.
Pelatih 55 tahun itu bukan asal bicara manis lantaran mencari nafkah di Inggris. Mourinho punya alasan kuat kenapa ia menjagokan Inggris. Menurut dia, skuad pemain Inggris didominasi pemain muda dengan rata-rata usia 26 tahun.
Muda saja tidaklah cukup. Menurut dia, Jesse Lingard dan kawan-kawan sudah kenyang akan pengalaman di kompetisi terketat di dunia, yakni Liga Primer Inggris, serta Liga Champions.
Toh begitu, bekas pelatih Real Madrid itu mengingatkan skuad pemain jempolan saja bukan jaminan bisa tampil baik. Ada faktor lain, seperti kekompakan tim dan  keberuntungan.
Soal keberuntungan, Inggris cukup teduh di bawah payung Dewi Fortuna. Mereka relatif mendapat lawan yang enteng sejak fase grup. Berada di Grup G, Inggris ditantang lawan tak sepadan, yakni Tunisia dan Kosta Rika. Mereka kalah oleh Belgia.
Beranjak ke babak 16 besar, Inggris berduel melawan Kolombia yang punya kualitas pemain hampir sama kuat. Inggris lolos setelah imbang 1-1 dan unggul di babak tostosan. Selanjutnya, di babak perempat final, mereka bertemu dengan lawan yang tergolong mudah, yakni Swedia.
Dalam laga di Samara, Inggris tampil dominan. Kekuatan fisik pemain muda Tiga Singa berbicara banyak dalam laga tersebut. Harry Maguire dan rekan-rekan tampil beringas tanpa lelah. Tak cuma galak, Inggris juga kuat di semua lini.
Buktinya, mereka dengan mudah merebut bola dari kaki Andreas Granqvist dan kawan-kawan. Ditambah lagi, penampilan apik Jordan Pickford di bawah mistar sukses menangkal terjangan bola lawan. Inilah generasi sepak bola Inggris hasil gemblengan Liga Primer, kompetisi paling ketat sejagat, yang mulai berputar sejak 1992.
Gelandang Tiga Singa, Eric Dier, mengakui anggapan tersebut. Kesediaan tim-tim Inggris memakai jasa pemain muda lokal dalam beberapa tahun terakhir membuahkan hasil manis. "Kami mampu bermain dengan perilaku baik, komitmen, dan mental kuat," kata pemain 24 tahun itu.
Dier pun yakin skuad Inggris saat ini masih bisa berkembang lagi di luar Piala Dunia 2018. Menurut dia, timnya punya ambisi besar menggapai prestasi tertinggi.
Kami tak punya waktu memikirkan masa lalu. Kami hanya ingin berfokus melanjutkan tugas dan jadi yang terbaik," kata dia.
Pelatih Inggris, Gareth Southgate, juga yakin tim asuhannya masih bisa berkembang lebih bagus lagi. "Skuad ini bukan cuma punya kualitas dan mental kuat. Mereka juga pekerja keras. Sesuatu yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh pasti berbuah manis," kata pelatih 47 tahun itu.

Sunday, July 8, 2018

Kroasia Nikmati Status Underdog di Semifinal Piala Dunia 2018

www.pelangibola.com

Kroasia Nikmati Status Underdog di Semifinal Piala Dunia 2018

Kroasia Nikmati Status Underdog di Semifinal Piala Dunia 2018Pemain Kroasia, Dejan Lovren. (Foto: Ivan Alvarado/Reuters
Moskow - Timnas Kroasia merupakan tim kuda hitam di semifinal Piala Dunia 2018. Vatreni sadar dirinya bukan tim unggulan, mereka menikmati status sebagai underdog.

Kroasia berhasil lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Rusia. Setelah imbang 2-2 selama 120 menit, Kroasia memetik kemenangan dengan skor 4-3 saat adu tendangan penalti.

Kroasia akan berhadapan dengan Inggris di pertandingan semifinal yang akan berlangsung di Luzhniki Stadium, Moskow, pada 12 Juli dinihari WIB. Semifinal lainnya mempertemukan Prancis dengan Belgia.

Dibandingkan dengan skuat semifinalis lainnya, Kroasia boleh disebut dengan jumlah bintang yang paling sedikit. Bek Kroasia, Dejan Lovren, mengaku bahwa statsus itu malah akan menjadi keuntungan. 

"Saya pikir kami underdog sejak hari pertama dan itu bagus buat kami," kata Lovren di ESPN FC.

"Andai anda bersama semua tim ini, Prancis, Belgia, Inggris, mereka semua tim top sejak awal dan kami underdognya. Mungkin kami bisa mengubah sesuatu," dia menambahkan.

Wednesday, December 13, 2017

Tabrakan Dua Mobil Di Gerbang Tol Tebet, Pengemudi Diduga Mabuk

Tabrakan Dua Mobil Di Gerbang Tol Tebet, Pengemudi Diduga Mabuk  



BOLAPELANGI - Kecelakaan terjadi antara dua mobil di Gerbang Tol Tebet, Jakarta Selatan. Salah satu pengemudi mobil diduga dalam keadaan mabuk.

"Iya benar, tadi di Gerbang Tol Tebet ada kecelakaan," kata petugas piket TMC Polda Metro Jaya Brigadir Arief saat dihubungi detikcom, Kamis (14/12/2017) sekitar pukul 02.00 WIB.

Dua mobil yang terlibat kecelakaan tersebut bernomor polisi B 2171 KFF dan mobil bernomor polisi B 1577 SIW. Salah satu anggota kepolisian sopir yang diduga mabuk. 

"Penyebabnya katanya supir mabuk, kebetulan mobilnya salah satu anggota (tertabrak), tutur Arief. 


Arief mengatakan belum memperoleh informasi detail mengenai kronologis kecelakaan. Dia hanya memastikan tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. 

"Korban jiwa tidak ada, hanya materi saja,"paparnya.