Tara pamit pada ibunya pukul 09.30 pagi. Dia berencana main tenis dengan pacarnya lepas tengah hari nanti.
"Jika tak ada kabar hingga tengah hari, cari saya ya, " kata Tara pada Patty Doel,ibunya.
Tak ada firasat apapun kala itu. Mahasiswi University of New Mexico tersebut pergi mengayuh sepeda gunungnya yang berwarna pink sambil mendengarkan musik lewat walkman.
Hingga sore, Patty tak mendapati anaknya pulang. Sedikit khawatir, dia mengleuarkan mobil dan menyusuri rute yang biasa digunakan anaknya berseped, dia mulai takut.
Napas Patty hampir berhenti saat melihat kaset dari walkman Tara tergeletak dijalan yang sepi.
Sang ibu langsung melapor ke polisi. Dia yakin terjadi sesuatu pada putrinya. Patty menduga kaset itu sengaja ditinggalkan Tara dan merupakan petunjuk dia dalam bahaya.
Polisi segera bergerak mengusut kasus ini. Mereka menemukan walkam Tara yang rusak didekat saluran pembuangan air. Tak lama kemudian, polisi menemukan sepeda gunung milik Tara teringgok di dekat lokasi camping. 20 Mil jauhnya dari rumah gadis tersebut.
Detektif New Mexico mennayai sejumlah saksi. Terungkap, baru dua kilometer Tara tak sadar diikuti karena mengenakan earphone. Mereka juga tak bisa memastikan apakah mengemudi truk tersebut berniat jahat dan terlibat dalam hilangnya Tara.
Waktu berlalu. Kasus hilangnya Tara Calico masih jadi misteri.
